Layanan Kami

Okiro menyediakan layanan terapi terpadu untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Setiap program disusun berdasarkan hasil asesmen dan disesuaikan dengan kebutuhan unik setiap anak.

Visual Motor

Terapi Okupasi Berbasis Aktivitas

Terapi okupasi adalah pelayanan kesehatan rehabilitatif yang berfokus membantu orang dari segala usia agar dapat berpartisipasi dalam aktivitas kehidupan sehari-hari (okupasi) yang paling berarti bagi mereka, seperti perawatan diri, kerja, dan kegiatan sosial, melalui intervensi yang disesuaikan untuk meningkatkan kemampuan fisik, mental, dan emosional individu sehingga mereka dapat hidup lebih mandiri dan berkualitas.

Sensori Integrasi

Sensori integrasi merupakan fondasi dasar bagi perkembangan kognitif, motorik, dan perilaku. Identifikasi dini dan intervensi yang tepat meningkatkan peluang anak mencapai potensi fungsionalnya.

Visual Motor Integrasi

Membantu anak mengoordinasikan kemampuan melihat dan gerakan tangan untuk melakukan aktivitas seperti menulis, menggunting, menyusun puzzle, dan berpakaian.

Persiapan Akademik

Mempersiapkan anak untuk masuk dan mengikuti kegiatan di sekolah dengan lebih siap. Fokusnya pada keterampilan dasar seperti konsentrasi, mengikuti instruksi, kemampuan duduk tenang, serta kesiapan menulis dan membaca awal.

Activity Daily Living

Melatih kemandirian anak dalam aktivitas sehari-hari seperti makan, berpakaian, mandi, menyikat gigi, dan merapikan barang.

Vocabulary

Terapi Wicara

Terapi wicara adalah layanan profesional untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan menelan bagi individu dengan gangguan bicara, bahasa, suara, atau menelan. Terapi ini bertujuan untuk melatih koordinasi organ mulut agar dapat menghasilkan suara yang jelas, meningkatkan pemahaman dan ekspresi bahasa, serta memulihkan kemampuan komunikasi yang hilang akibat kondisi seperti stroke atau cedera otak.

Vocabulary

Membantu anak memperkaya kosakata dan kemampuan memahami serta menggunakan kata dalam percakapan sehari-hari.

Artikulasi

Membantu anak mengucapkan bunyi huruf dan kata dengan jelas dan tepat. Fokusnya pada cara menggerakkan bibir, lidah, dan rahang saat berbicara.

Semantic

Membantu anak memahami makna kata, kalimat, dan konteks dalam percakapan sehari-hari. Fokusnya pada kemampuan menghubungkan kata dengan konsep, memahami instruksi, serta menggunakan bahasa secara tepat sesuai situasi.

Pragmatis

Melatih anak menggunakan bahasa secara tepat dalam interaksi sosial. Fokusnya pada cara memulai percakapan, bergiliran berbicara, memahami ekspresi wajah, dan menyesuaikan cara bicara sesuai situasi dan lawan bicara.

Strengthening

Fisioterapi

Layanan kesehatan untuk memulihkan fungsi gerak tubuh yang terganggu akibat cedera, penyakit, atau faktor usia. Penanganannya dilakukan tanpa obat-obatan, melainkan melalui latihan fisik, teknik manual, dan penggunaan alat khusus

Massage

Menggunakan teknik lembut untuk membantu meredakan ketegangan otot, meningkatkan sirkulasi darah, dan menenangkan sistem saraf anak

Neuro Sensori Motor Development

Membantu mengoptimalkan perkembangan sistem saraf, sensorik, dan motorik anak secara terintegrasi. Fokusnya pada kemampuan dasar seperti pemrosesan sensori, kontrol postur, koordinasi, dan perencanaan gerakan.

Motorik Kasar

Melatih kemampuan anak menggunakan otot besar untuk bergerak, menjaga keseimbangan, dan koordinasi tubuh. Contohnya seperti berjalan, berlari, melompat, memanjat, dan melempar bola.

Core Strengthening

Latihan untuk menguatkan otot inti tubuh yang meliputi perut, punggung bawah, dan panggul. Otot inti berfungsi sebagai pusat stabilitas yang mendukung postur, keseimbangan, dan gerakan seluruh tubuh.

dtt aba

ABA

Terapi Perilaku Berbasis ABA (Applied Behavior Analysis) adalah metode terapi berbasis riset yang bertujuan untuk meningkatkan perilaku positif dan mengajarkan keterampilan baru, terutama pada individu dengan autisme atau gangguan perkembangan lainnya. Terapi ini bersifat terstruktur dan disesuaikan, menggunakan strategi seperti penguatan positif untuk mendorong perilaku yang diinginkan dan mengurangi perilaku bermasalah, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup anak.

Komunikasi Fungsional

Menggunakan pendekatan Applied Behavior Analysis untuk mengembangkan kemampuan komunikasi anak secara fungsional. Fokusnya pada membantu anak memahami dan menyampaikan kebutuhan, keinginan, serta interaksi sosial melalui kata, gestur, atau sistem komunikasi alternatif.

Ketrampilan Sosial

Melatih keterampilan sosial anak melalui pendekatan Applied Behavior Analysis yang terstruktur dan berbasis data. Fokusnya pada kemampuan bergiliran, berbagi, memahami aturan main, membaca ekspresi orang lain, dan berinteraksi dalam kelompok.

Modifikasi Perilaku

Menggunakan prinsip Applied Behavior Analysis untuk memahami dan mengubah perilaku yang mengganggu fungsi sehari-hari anak. Tujuannya adalah mengurangi perilaku yang tidak adaptif dan menggantinya dengan perilaku yang lebih fungsional dan positif.

Discrete Trial Training (DTT)

Metode pengajaran terstruktur dalam ABA yang memecah keterampilan kompleks menjadi langkah-langkah kecil. Setiap langkah diajarkan melalui siklus singkat: instruksi, respons anak, konsekuensi, dan jeda singkat sebelum pengulangan. Pendekatan ini efektif untuk melatih kemampuan bahasa, kognitif, akademik, dan kemandirian karena memberikan kejelasan, pengulangan, dan umpan balik langsung bagi anak.

motor planning

Motor Planning

Melatih kemampuan otak untuk merencanakan, mengorganisir, dan menjalankan urutan gerakan tubuh dengan tepat. Keterampilan ini penting untuk aktivitas sehari-hari seperti menulis, memakai baju, bermain bola, atau menggunakan alat makan.

Learn More
pre dressing skill

Pre Dressing Skill

Keterampilan dasar yang melatih koordinasi, kekuatan tangan, dan perencanaan motorik sebelum anak belajar berpakaian sendiri. Aktivitasnya meliputi membuka-tutup resleting, mengancing, mengikat tali, dan melepas-memasang kaus kaki.

Learn More
Orthopedics Department

Toilet Training

Program untuk melatih anak mengenali sinyal tubuh, mengontrol buang air kecil dan besar, serta menggunakan toilet secara mandiri. Program disusun bertahap sesuai kesiapan fisik, kognitif, dan emosional anak.

Learn More
Pediatrics Department

Receptive Language

Kemampuan memahami bahasa yang didengar atau dibaca, mulai dari mengikuti instruksi sederhana, memahami kata kerja, hingga menangkap makna percakapan dan cerita.

Learn More
Dermatology Department

Reinforcement

Reinforcement atau penguatan adalah prinsip inti dalam ABA untuk meningkatkan kemungkinan suatu perilaku muncul kembali. Penguatan diberikan segera setelah perilaku yang diinginkan muncul, berupa pujian, mainan, waktu bermain, atau hal lain yang bermakna bagi anak.

Learn More
Oncology Department

Feeding Therapy

Feeding therapy membantu anak yang mengalami kesulitan makan seperti pilih-pilih makanan, takut tekstur baru, muntah saat makan, atau kesulitan mengunyah dan menelan. Terapi dilakukan bertahap dengan pendekatan sensorik, motorik oral, dan perilaku.

Learn More